Inikah Rasanya Cinta.

Inikah namanya cinta? Inikah cinta? Cinta pada jumpa pertama.
Inikah namanya cinta? Inikah cinta? Terasa bahagia saat jumpa.


"Hah. Memang bisa?" teriak gue sambil melihat keluar jendela.
"I can't hear you! Pelanin dulu suaranya," kata X.
I reached for the volume button to turn the sound down.
"Memang bisa cinta pada jumpa pertama?" tanya gue.
"I think the guys who sang the song are clueless too. Makanya mereka bertanya: inikah namanya cinta? Kalau lo yang ditanya pasti jawabannya: OF COURSE NOT! ARE YOU STUPID?!" balasnya.
"...probably."

Actually, I would say that. Or probably scream that. If whoever wrote that song asked the question to me, the song probably won't exist because I think there is no such thing as cinta pada jumpa pertama. Universe, feel free to prove me wrong. Let me meet men who fell in love with me pada jumpa pertama. Dan gue sepertinya akan butuh lebih dari tiga untuk bisa percaya bahwa notion ini benar and not just some random chance. If so, then probably I will change my grounds.

Mereka Bilang Kita Jodoh.

Mereka bilang kita jodoh.
Kamu dan aku sejalan sepikir.

Mereka bilang kita jodoh.
Ambisimu setinggi langit dan aku selalu mengejar mimpi.

Mereka bilang kita jodoh.
Derap langkahmu cepat dan aku tak pernah lelah berlari.

Mereka bilang kita jodoh.
Sikapmu tegas dan aku pun tak kalah keras.

Mereka bilang kita jodoh.
Kamu hemat berkata dan aku seorang pendengar.

Mereka bilang kita jodoh.
Tuhanmu adalah Tuhanku juga.

Mereka kira kita bodoh.
Karena setelah sepuluh tahun lebih kita masih belum bersama.

Mereka bodoh.
Karena cinta tidak bisa dipaksakan.

Mereka bodoh.
Karena tak cukup hanya sekedar sama untuk bisa hidup berdua.