"Bangun Tidur Ku Terus..."

Morning, lads! Hari ini adalah hari Minggu dan gue sudah stuck lagi di depan laptop untuk mencari ilmu. Jadwal gue beberapa minggu ini agak sedikit tidak bersahabat. Okay maybe bukan sedikit tapi memang tidak bersahabat saja. TITIK.

Salah sendiri sih sebenarnya. Waktu menyusun jadwal kuliah, I went a little overboard with my ya-udah-lah-ya-pasti-bisa-kok mindset. Kalau lo familiar dengan sistem perkuliahan, jadwal Semester 5 gue bisa di jabarkan sebagai berikut: I'm taking 24 SKS yang terdiri dari 10 mata kuliah dimana setiap kelas selalu ada tugas dan berhubung sekarang sudah mendekati Final Exam Week ada 7 proyek tugas akhir yang harus di selesaikan secepatnya... dan sedihnya, there is only 1 me.

Itu kesibukan gue secara akademis. Non-akademis juga ada, kawan. I have a personal life yang di isi oleh Ayah, Ibu, adik, si tambatan hati, sahabat, teman, dan lain lain. Ada juga proyek-proyek non-akademis yang sedang gue jabari karena I thought it would be fun.

I want to do everything! Everything looks so fun! But here's the hard fact, I only have 24 hours per day. Lo juga cuma 24 jam per hari kan? Gimana caranya coba... Mau lebih sibuk lagi?

Tadinya gue berpikir gue salah. Salah besar karena gue sibuk di umur yang masih relatif sangat muda ini. Tapi setelah di telaah, ga ada yang salah dengan memiliki jadwal seperti ini. I'm not saying I'm the busiest person in the world. No, di luar sana ada yang lebih sibuk, lebih ga punya waktu. But that's their life, their choices. I'm currently dealing with my life dan segala keputusan yang telah gue ambil. I've been going through some major phases of fits these past few days. Kesel sendiri karena I was the one putting myself in all of these activities dan sekarang gue capek sendiri... Krik krik krik.

Tadi pagi gue bangun dan I was thinking of what to Tweet. Dan gue teringat oleh lagu yang semua orang pasti tau, "Bangun tidur ku terus mandi... Tidak lupa blah blah blah blah blah." You know that song. Terpikirkan lah... Gue kalau bangun tidur ngapain ya? Hari ini aja gue bangun tidur langsung lompat menuju laptop... Kalau hari Senin gue bangun tidur, habis itu langsung ke kampus... Selasa juga, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu juga sama aja. Oh man, I don't have a life.

Dan pertanyaaan-pertanyaan pun mulai bergulir: Salah ga sih? Apa gue harus menyesal? Am I missing out in life? Is this all worth it?

Kalau you're an avid reader of this blog, you would know what I did next. Gue duduk, gue diam, gue mikir. Sampai akhirnya gue menemukan points untuk membantu gue tau apa salahnya atau apa yang ga salah.

Here it is...


SIBUK 101

  • TAU WAKTU. Setelah dipikir-pikir, ga ada yang salah dengan menjadi sibuk sekarang. Rationalnya ini: Wong this IS the time to be busy. Waktu kuliah adalah waktu untuk belajar. Belajar itu menyita waktu. Kenapa? Karena belajar itu tidak mudah. Kalau gampang, semua juga bisa. Ngapain belajar kalau gitu? Ini adalah waktu dimana lo mempersiapkan diri untuk menjadi seseorang. Seseorang yang seperti apa... I don't know. Tapi this I know, kalau lo bisa mengatur waktu dan somehow somewhere along the line menemukan titik dimana hidup lo bisa seimbang sekarang, you will do fine in life.

  • TAU DIRI. Waktu gue nyusun jadwal kuliah gue, deep down inside I knew I'll be fine. I knew I have the capacity to do it. Gue tau gue bisa makanya jadwal itu terjadilah. Lo ga bakal mati karena terlalu sibuk. Tapi lo harus introspeksi diri sendiri setiap kali dihadapkan dengan pilihan. Sebenarnya apapun pilihannya, apapun masalahnya,... minumnya Teh Botol Sosro. Ha ha ha. Ga deng. Honestly though, apapun masalah yang ada di dalam hidup lo, you will be able to get through it. Coba lihat kebelakang, masalah hanya terlihat besar waktu lo mengahadapinya. Setelah itu, you're fine. Lo ga harus jadi OK, tapi lo akan menjadi OK. Secara natural, orang hidup untuk menjadi lebih baik. Itu prinsip mutlak kok. Masalahnya kadang-kadang agak malas saja, but deep down inside you know, you know, and you know what YOU are capable of doing. Nih pelajarannya: Belajarlah untuk santai di saat yang tidak santai. Itu aja.

  • Yang paling penting, JANGAN SOK TAU. "Ego-mu, nak. Ego-mu." Kata sang Ibu. Ini poin terakhir gue. Biarpun lo tau mengatur waktu, lo tau diri lo sendiri, lo ga akan pernah bisa tau semua tentang hidup. We are young. Ini akan menyelamatkan anda dari setengah kesibukan anda. Here's what I realize. Waktu orang sibuk, dia melakukan dua hal: belajar untuk melakukan the task at hand dan belajar tentang kehidupan dan bagaimana untuk relate to people around him or her. Ambil contoh: Kuliah. Waktu lo belajar hal yang lo harus pelajari, lo belajar ilmu dan lo belajar keterampilan hidup. Ilmu lo bisa belajar dari buku, keterampilan hidup... Bisa lo ambil dari orang-orang sekeliling lo. THIS, my friend, IS WHY YOU SHOULD NOT BE SOK TAU. Sibuk lah untuk mencari ilmu. Spend time on that. Spend a LOT of time on that. Untuk keterampilan hidup, belajar dari orang lain. Dengarkan, dengarkan, dengarkan apa yang orang harus katakan. Apa lagi orang yang lebih berumur. Memang tua itu bukan berarti dewasa tapi ga bisa di ungkiri bahwa orang yang lebih tua sudah melewati lebih banyak masalah. Belajar dari kesalahan orang lain, when it comes to living. Tapi jangan pernah menganggap diri lo lebih baik dari orang itu.

Begitu lah gue belajar. Gue sekarang sibuk mencari ilmu tapi untuk belajar hidup... Gue harus belajar untuk mendengarkan orang lain. Jangan takut untuk sibuk. Cari titik itu, dimana lo bisa belajar ilmu dan keterampilan hidup secara bersamaan. Kita masih muda, kawan. Berlarilah. Tapi enjoy the view while you're running. 

Selamat belajar,
Athalia Karima Yedida Soemarko.

1 comment:

  1. sudah kuduga cewek kak petra pati smart,
    smoga langgeng kak
    always love, no matter what :D

    ReplyDelete