Asli Indonesia.

Will be flying off to another country again for a short two-weeks trip. Kadang-kadang gue berpikir apa harus ya pulang kembali ke Tanah Air? Malas rasanya kalau harus menapak kaki lagi di negeri ini, terlalu banyak ini-itu yang tidak masuk akal, hampir segalanya kacau, manusia yang di dalamnya juga kadang-kadang bikin naik darah. Kalau mau di hitung, sepertinya negara ini lebih memiliki banyak kualitas buruk dari pada baik. I sometimes wish I was born somewhere else.


Beberapa menit yang lalu otak gue samar-samar mengingatkan lirik lagu Ibu Sud, "Tanah Airku". Thus said the song, 


Tanah airku tidak kulupakan 
Kan terkenang selama hidupku 
Biarpun saya pergi jauh 
Tidak kan hilang dari kalbu 
Tanah ku yang kucintai 
Engkau kuhargai

Walaupun banyak negri kujalani 
Yang masyhur permai dikata orang 
Tetapi kampung dan rumahku 
Di sanalah kurasa senang 
Tanahku tak kulupakan 
Engkau kubanggakan


Plak plak plak. Rasanya seperti di tampar. I know I previously said New York stole my heart and I know I could be so much better off living somewhere in England or Spain but to be honest I was born and bred to be an Indonesian. Kalau di lihat dari pengalaman dua kali melanglang buana di New York dan pengalaman keluar negeri lainnya juga gue masih aja kangen Indomie, kangen Teh Botol Sosro, kangen ngomong gue elo, kangen macetnya Jakarta, kangen makanan Padang, kangen kepanasan karena matahari yang menyengat sepanjang tahun, kangen ini, kangen itu, kangen segalanya. Tuh. Gue sayang sama Indonesia. Mungkin my current relationship with my country is a love-hate relationship but I love Indonesia. As much as I hate to admit it, I do love Indonesia with all my heart and my soul.

Selamat ulang tahun, Ibu Pertiwi. Maaf ya aku sering jahat. Mungkin my Bahasa Indonesia is not very good but I just want you to know that I love you no matter what karena merah darahku, putih tulangku, seperti layaknya benderamu.


Asli Indonesia,
Athalia Karima Yedida Soemarko.

4 comments:

  1. Atha!! I love your blog :D. It's so entertaining and genuinely authentic. Keep it up!

    ReplyDelete
  2. Luar biasa, Atha. Makasih Tha, 'tamparan'nya ngena banget. :) Kapan2 ketemu yah, hehe.

    ReplyDelete
  3. Vir haha ini nampar gw sendirriiiii :p Tapi thank you sudah membaca (:

    ReplyDelete